Apakah benar obat HIV/AIDS akan berhasil dibuat beberapa tahun lagi?

Dilihat 27,8 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

HIV adalah virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS, penyakit AIDS itu sendiri adalah kumpulan gejala infeksi yang ditimbulkan akibat rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat virus HIV. Dengan kata lain AIDS merupakan penyakit yang menyerang sel-sel darah putih sehingga kekebalan tubuh menjadi lemah. Virus HIV dapat memperlemah kekebalan tubuh manusia sehingga menyebabkan penderitanya mudah dihinggapi berbagai jenis virus mudah untuk hinggap. Tetapi dalam kondisi penderita HIV, tubuh tidak bisa melindungi diri dari virus yang menyerang karena kekebalan tubuh penderita HIV biasanya sangat lemah. HIV dan virus-virus sejenisnya bisa ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam atau membran mukosa. 


Lalu, kapankah obat HIV akan berhasil dibuat? Dalam artikel kali ini kita akan menjawab pertanyaan itu dan membahas seputar ciri-ciri HIV pada penderitanya. 




Obat HIV/AIDS, Kapan Akan Ditemukan?


HIV sebenarnya adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Virus HIV membuat tubuh penderitanya menjadi lemah dalam menghadapi virus yang masuk ke dalam tubuh. Seseorang akan tetap merasa sehat dan biasanya tidak sadar kalau dirinya telah terinfeksi HIV kecuali dilakukan test kesehatan.  

HIV  merupakan virus yang menginfeksi dan menghancurkan tipe sel darah putih tertentu, padahal sel-sel ini merupakan bagian terpenting dalam sistem imun tubuh. Biasanya pada tahap awal gejala HIV tidak terlihat dan membuat penderitanya merasa seperti orang yang sehat. 


Lalu, kapankah obat HIV akan ditemukan dan berapa lama waktunya? 


Sampai saat ini virus HIV belum bisa ditemukan namun beberapa ahli telah menemukan pengobatan yang bisa diterapkan pada penderita HIV. Pengobatan ini berguna untuk mencegah memperlambat perkembangan virus menjadi AIDS, sementara AIDS adalah tahap akhir dari gejala HIV yang membuat tubuh benar-benar kehilangan sistem kekebalan tubuhnya. 


Pengobatan yang dianggap sebagai pengobatan efektif untuk HIV adalah antiretroviral atau dokter juga bisa menerapkan beberapa terapi untuk penderita HIV agar virus tidak semakin berkembang di dalam tubuh. Untuk menjawab kapan kita bisa menemukannya, banyak ahli yang hingga kini mencoba untuk menemukan solusi untuk obat HIV yang benar-benar bisa menyembuhkan HIV dalam tubuh. 


Semua orang berharap bahwa Obat HIV / AIDS dapat segera ditemukan mengingat penderita HIV saat ini juga semakin meningkat tiap tahunnya.


HIV/AIDS


Cara Penularan HIV/AIDS


Salah satu yang perlu dikhawatirkan adalah gejala dari penyebaran virus HIV sendiri terkadang tidak disadari terjadi di sekitar kita. Lalu, bagaimana cara penularanya? HIV/AIDS berkembang sangat cepat terutama di benua Afrika demikian juga penyakit ini sudah banyak menyerang negara Indonesia dan hingga kini penderitanya perkembangannya cukup pesat. Penyakit ini menyebar dengan begitu cepat, karena tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan telah menurun. Berikut adalah beberapa faktor yang yang bisa menjadi media penularan HIV/AIDS pada seseorang adalah:


  • Cairan tubuh manusia yang mengandung HIV seperti darah, cairan vagina, cairan air mani, cairan preseminal, dan air susu ibu.  
  • Melalui jarum suntik, hal ini bisa terjadi pada orang yang mengonsumsi obat-obatan terlarang atau narkoba yang dimasukan ke dalam tubuh melalui jarum suntik secara bergantian. 
  • Hubungan intim atau kontak seksual yang dilakukan secara bebas dengan berganti-ganti pasangan tanpa mennggunakan pengaman. 
  • Lewat ibu hamil yang terinveksi HIV, bisa menularkan pada janin yang dikandungnya. 
  • Lewat transfusi darah dari orang yang terinveksi HIV/AIDS.

Dengan pengetahuan akan dampak HIV/AIDS ini banyak orang akan terselamatkan. Selain itu penyebaran HIV juga bisa disebabkan oleh penggunaan barang pribadi secara bergantian seperti penggunaan sikat gigi, handuk, ataupun pakaian dalam. Untuk itu, diharapkan juga kamu untuk membatasi penggunaan barang pribadi oleh orang lain. Namun hal ini jangan membuat kita terlalu anti dengan orang-orang disekitar kita, sebenarnya jika kekebalan tubuh kita bagus, HIV tidak akan mudah hinggap di tubuh kita. Oleh sebab itu, sebaiknya kita selalu menjaga kesehatan tubuh agar kekebalan tubuh kita tahan ketika HIV ini tiba-tiba menyerang. 


Bagi kamu yang sudah terlanjur terserang HIV, jangan patah semangat untuk melakukan pengobatan agar perkembangan virus bisa dihambat. Harga perawatan dan pengobatan HIV dan AIDS masih tergolong mahal khususnya untuk yang baru terdiagnosa. Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga. Biaya obat HIV juga dipengaruhi oleh usia penderita, harga obat untuk orang berusia tua akan memakan lebih banyak biaya daripada pada orang yang masih muda. Hal ini disebabkan karena sistem tubuh pasien yang lebih tua telah berhenti bekerja dan akhirnya mereka membutuhkan obat dengan dosis yang lebih kuat.


HIV AIDS


Dengan melihat cara penularan HIV/AIDS di atas, seharusnya dilakukan pencegahan dengan diadakannya penyuluhan pada masyarakat secara terus menerus, agar masyarakat memiliki pengetahuan untuk pencegahannya dan mengatahui cara mengatasinya jika terdiagnosis virus HIV. 



Gejala yang Ditimbulkan HIV/AIDS


Pada awalnya orang yang terkena infeksi virus HIV akan merasa sakit mirip seperti flu biasa dan biasanya akan sembuh kembali. Gejala seperti flu ini akan muncul beberapa minggu setelah terkena infeksi awal virus HIV. Masa waktu inilah yang sering disebut dengan serokonversi. 

Setelah itu, tahap berikutnya dari HIV tidak menimbulkan gejala apa pun selama beberapa tahun pada fase inilah banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya terkena virus HIV.

HIV yang bereplikasi nantinya akan menginfeksi lebih banyak sel darah putih, hal ini akhirnya akan menyebabkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan orang yang terkena HIV akan rentan terkena penyakit dan infeksi dan tipe kanker tertentu sehingga memicu munculnya penyakit AIDS. 

Memang dalam mendiagnosisnya perlu dilakukan pengujian laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui secara pasti apakah seseorang terkena HIV / AIDS, tapi orang yang terinveksi HIV atau AIDS bisa diketahui dengan melihat ciri-ciri HIV berikut:


  • Mengalami flu berat, ini merupakan gejala awal tetapi jika dilakukan pengobatan awal kesempatan sembuh akan lebih besar.
  • Menurunnya kekebalan tubuh sehingga cepat terinfeksi segala jenis virus penyakit.
  • Demam tinggi.
  • Sering terserang diare.
  • Sariawan pada mulut dan radang tenggorokan yang relatif sering terjadi.
  • Terkena infeksi paru-paru.
  • Nafsu makan berkurang sehingga tubuh akan menjadi kurus dengan mata cekung dan berat badan akan menurun dengan drastis.
  • Terinfeksi penyakit lain yang bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang berasal dari berbagai jenis virus penyakit.

Tanda-tanda di atas merupakan gambaran secara umum saja yang mungkin bisa kita lihat secara kasat mata. Namun sekali lagi biasanya gejala-gejala tersebut sering tidak disadari. Hal inilah yang membuat mengapa perlu dilakukan serangkaian tes media untuk memastikan seseorang positif terkena HIV/AIDS.

HIV AIDS




Tips Untuk Menghindari HIV/AIDS


Untuk menghindari virus HIV kita bisa mulai dari diri kita sendiri sebagai pertahanan tubuh kita, yaitu dengan menjaga kesehatan tubuh kita. Selain itu, ada beberapa cara untuk terhindari dari infeksi virus mematikan ini, di antaranya:


  • Menghindari penggunaan jarum suntik secara bergantian. Jika kamu akan mendapatkan suntikan dari dokter atau bidan, sebaiknya minta alat suntik yang masih baru. Pastikan kemasan jarum suntik belum dibuka.
  • Jika kamu akan melakukan transfusi darah, sebaiknya dilakukan di rumah sakit yang memiliki laboratorium yang lengkap sehingga dapat dipertanggungjawabkan kenyamanan dan prosedurnya.
  • Melakukan hubungan intim dengan satu pasangan yang sah. Tidak berganti-ganti pasangan dan gunakan pengaman seperti kondom.
  • Pilihlah pasangan hidup yang kamu ketahui dengan jelas latar belakang dan riwayat penyakitnya agar terhindar dari bahaya penyakit ini.

Demikian tips di atas agar kita semua dapat terhindar virus HIV/AIDS. Intinya kita harus bisa menjaga kesehatan diri kita dan kebersihan lingkungan kita. Jangan lupa untuk membatasi pemakaian barang pribadi secara bersama-sama dan hindari juga berbagai jenis narkoba yang bisa beresiko menularkan virus HIV dalam tubuh kita.


Kesimpulannya bahwa pertanyaaan yang menyatakan apakah benar obat HIV/AIDS akan berhasil dibuat beberapa tahun lagi? Kemungkinan tersebut bisa saja terjadi, karena hingga saat masih terus dilakukan percobaan-percobaan oleh para ahli di seluruh dunia untuk mendapatkan obat yang bisa menyembuhkan HIV / AIDS

Salah satu cara hanya bisa dilakukan adalah mencegah terjadinya penularan HIV dan AIDS pada masyarakat dengan sering mengadakan penyuluhan dan sosialisasi tentang virus HIV dan AIDS pada masyarakat terutama masyarakat yang hidup di tempat terpencil. 

Pentingnya juga untuk memberikan informasi mengenai penyebaran bahwa virus HIV bisa tertular lewat makanan yang dimakan seseorang penderita HIV yang sudah terpapar kontak langsung dengan air liur. Namun, bukan berarti kita harus selalu waspada pada semua orang, karena jika tubuh kita sehat tubuh kita akan terhindar dari virus ini.


Apabila kamu telah terdiagnosa HIV sebaiknya kamu mulai memikirkan pengobatan apa yang lebih kamu pilih. Dengan melakukan perawatan dan pengobatan sedini mungkin, kemungkinan besar bahwa virus HIV di dalam tubuh tidak akan berkembang  menjadi AIDS. Jika kamu adalah salah satu dari penderita HIV, jangan merasa rendah diri terus semangat untuk melanjutkan hidupmu. Semoga harapan untuk bisa menemukan obat yang bisa menyembuhkan secara total virus HIV/AIDS bisa segera ditemukan.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang