Seberapa mirip drama korea terhadap kehidupan nyata Korea?

Dilihat 355 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Hampir semua drama yang diputar di TV pada dasarnya terinspirasi oleh kejadian di kehidupan nyata. Namun, tentu ada campur tangan imajinasi yang membumbui berbagai macam acara ini. Kita lihat saja sebagai contoh drama Korea. Perkembangan drama Korea di Indonesia sudah mengalahkan popularitas sinetron domestik, dan bahkan Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang memiliki angka pertumbuhan penggemar drama Korea yang paling tinggi. Banyak sekali remaja maupun orang dewasa yang melihat, kemudian mendasarkan kehidupan nyatanya pada drama dan berharap kehidupannya berjalan seperti para tokoh-tokoh pemeran di drama tersebut. Memang perlu diakui bahwa plot cerita mereka cukup menarik dan cenderung lucu. Melihat tingkat popularitas drama Korea yang sekarang sedang meroket di berbagai negara, pertanyaannya adalah seberapa akurat drama-drama ini dalam merefleksikan kehidupan di Korea yang sebenarnya.


 Jawabannya adalah hampir seakurat Beverly Hills 90210 atau Friends atau acara TV Amerika apapun yang menurutmu bisa merefleksikan kehidupan nyata di Amerika. Dengan kata lain, tingkat akurasinya hanya sebatas alur cerita dan karakter pada acara tersebut.  


Namun di sisi lain, ada banyak hal yang bisa kamu pelajari tentang budaya Korea dari drama-drama ini. Rutinitas dan kebiasaan yang dilakukan sehari-hari seperti contohnya melepas sepatu sebelum masuk rumah, bagaimana memesan makanan di restoran dan apa yang biasa dimakan oleh orang Korea, bagaimana cara menggunakan transportasi umum dan jenis transportasi yang tersedia. Kamu juga bisa mengamati tentang apa yang dianggap sebagai tata krama dasar, misalnya yaitu mendahulukan orang yang tertua untuk makan terlebih dahulu, berjabat tangan saat bertemu dengan seseorang yang lebih senior (usia/status) daripada anda, dan masih banyak hal lainnya. Kamu juga sekiranya bisa mengamati bagaimana sewajarnya seseorang bertindak saat menghadiri pemakaman, pernikahan ataupun saat liburan tradisional Korea.




Gambar 1. Drama berjudul Boys Over Flower. 


Tentunya banyak adegan khayalan pada drama Korea yang tidak mencerminkan kehidupan sehari-hari, seperti bertemu pewaris tunggal atau turunan konglomerat di jalan yang pada akhirnya akan jatuh cinta padamu, dan ibunya akan mencoba menghancurkan keluargamu, menyiram air pada wajahmu dan melakukan apa saja untuk memisahkan kalian. Kendati begitu kamu masih akan bisa belajar bahwa kalaupun ini terjadi, kamu akan selalu bisa memanggil supir pengganti yang bisa mengantarmu pulang jika kamu mabuk. Supermarket korea kebanyakan juga punya microwave yang bisa kamu gunakan untuk memasak mie instan, dan mereka juga menjual kimbab yang bisa kamu beli saat anakmu nanti bertamasya dengan sekolahnya. Contoh drama Korea yang tidak realistis adalah:


- Boys Over Flowers. Menceritakan percintaan antara wanita dari keluarga pas-pasan (Geum Jan Di) dengan pewaris tunggal (Goo Joon Pyo) perusahaan besar di Korea. Sayangnya wanita ini juga jatuh cinta pada teman baik sang lelaki, yang wataknya jauh lebih baik dan ramah dari Joon Pyo

Goong. Menceritakan tentang perjodohan seorang Pangeran kerajaan Korea (Lee Shin) dengan gadis rakyat jelata (Chae Kyeong) yang telah diatur oleh kakek moyang mereka. Perjodohan ini bertujuan agar Sang Pangeran bisa meneruskan takhta sang ayah yang sedang sakit. Selain kisah percintaan, drama ini juga dibumbui dengan berbagai intrik perebutan takhta Raja pada kerajaan Korea serta tentunya cinta segitiga

     

Gambar 2. Goong atau yang dikenal dengan Princess Hours


Full House. Menceritakan tentang pernikahan rekayasa antara seorang penyanyi terkenal (Lee Yong Jae) dan gadis biasa (Han Ji Eun). Kedua teman Ji Eun yang penipu, menjual rumah milik Ji Eun yang diwariskan oleh mendiang Ayahnya tanpa sepengetahuannya. Rumah ini akhirnya dibeli oleh Yong Jae. Ji Eun tentunya tidak memiliki uang untuk membelinya kembali. Yong Jae mengijinkan Ji Eun untuk tinggal di rumah itu, asal Ji Eun mau menjadi pembantu rumah tangga dan berlagak seperti istrinya agar Yong Jae bisa menghindari gosip wartawan. 



Gambar 3. Full House


Girl Who Sees Smells. Menceritakan tentang seorang gadis (Choi Eun Seol) yang tiba-tiba mempunyai kemampuan khusus untuk 'melihat suatu bau' setelah sembuh dari komanya. Eun Seol mengalami koma karena ditabrak mobil, setelah mendapati kedua orang tuanya tewas dibunuh. 

      

Gambar 4. Girl Who Sees Smell


Kesimpulannya, jangan terlalu terpaku pada kejadian khayalan yang disorot pada drama Korea ini. Banyak dari kita yang akan merasa 'terjebak' dalam figur suatu tokoh maupun alur cerita yang ditampilkan hingga akhirnya kita semua lupa bahwa semua itu hanyalah fiktif belaka. Alangkah baiknya jika kita bisa lebih melihat apa yang nyata dan sekiranya baik untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.   

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang