Sejauh yang aku tahu, siapapun yang punya hernia atau yang sudah operasi hernia tidak boleh olahraga terlalu banyak. Jadi, bagaimana Dwayne Johnson akan mengatur pembentukkan tubuhnya setelah dioperasi 3 hernia utama?

Dilihat 269 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Hernia adalah tipe-tipe yang beragam dan yang paling umum adalah hernia selangkangan. Hernia, dalam definisi diartikan "suatu kondisi dimana bagian organ menonjol melewati rongga dinding yang berisikannya (sering kali melibatkan usus menjadi titik terlemah dalam dindin perut)". Mengadopsi cara perbaikan prostetik jaringan (herniplasty Lichtenstein), kalau suatu hernia dioperasikan dengan baik oleh ahli bedah yang kompeten menggunakan penghubungan, kemungkinannya terjadi lagi itu hampir nol atau sangat rendah (< 3%). Memang benar, sampai 3 dekade lalu hernia itu diperbaiki dengan suatu cara (Cara Bassini), yang dulunya ada ketegangan jaringan dan perbaikan hernia dulunya malah membuatnya terjadi lebih sering. Tapi setelah diperkenalkan bahan jahitan sintesis dan jala palsu (Prolene), perbaikan hernia jadi selalu ditujukan untuk menghindari tegangan jaringan apapun yang sampai sekarang tidak bisa dihindari karena kekurangan bahan.

Karena itu, dengan mengadopsi cara operasi yang sekarang ini, kemungkinan terjadi laginya itu hampir dmusnahkan. Kalau jaringan terlalu lembek atau pasien memiliki kondisi tidak wajar atau jaringannya kehilangan tenanga, berarti kemungkinannya terjadi lagi itu lebih ada, tapi pada orang dewasa sehat, perbaikan akan memberikan hasil memuaskan dengan tawaran perawatan. Pandanganmu yang "siapapun yang punya hernia atau yang melakukan operasi hernia tidak boleh olahraga terlalu banyak" itu sudah tidak lagi benar. Setelah tepat sehari setelah operasi, pasien bisa berjalan, dan di Barat, operasi ini dilakukan sebagai operasi "perawatan harian". Pasien mengendarai kendaraannya kembali kerumah!! Dalam konteks India, dimana lebih cenderung untuk beristirahat setelah dirawat dirumah sakit atau operasi, seseorang bisa melanjutkan pekerjaan kantoran biasa dalam waktu 2 minggu.

Kami umumnya hanya menganjurkan pasien untuk menghindari melakukan tarikan gas motor (yang pake kaki) tapi jangan terlalu memaksakan keterbatasan termasuk menaiki tangga. Hanya pekerjaan berat yang perlu dihindari untuk 4-6 minggu. Tapi setelah 6 minggu setelah operasi, seseorang bisa melakukan aktifitas fisik normal termasuk melakukan olahraga mengangkat beban yang meningkat secara bertaham tergantung keahlian dan ketahanan seseorang itu.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang