Seperti apa melihat bumi dari bulan saat gerhana bulan?

Dilihat 2,14 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Gerhana bulan adalah fenomena alam yang selalu menarik perhatian banyak orang. Dan salah satu yang menjadi pertanyaan adalah ketika gerhana bulan terjadi, bagaimana bumi terlihat dari bulan. 


Pada tahun 1967, pesawat luar angkasa The Surveyor 3 telah mampu mencapai bulan dan berhasil mengirimkan banyak gambar bumi dan juga permukaan bulan yang kemudian menjadi tempat pendaratan Apollo 12. Foto-foto ini sekaligus memberi gambaran yang lebih akurat tentang jarak bumi ke bulan.


Gerhana bulan terjadi saat Surveyor 3 mengambil data dan pesawat luar angkasa tersebut mengambil foto. Karena bumi berada di antara bulan dan matahari saat gerhana bulan, Surveyor 3 hanya melihat sisi gelap bumi dengan sedikit cahaya yang dipantulkan (senja dan fajar tergantung bagian bumi yang mana). 


Ada lebih banyak cahaya matahari di satu sisi bumi daripada yang lainnya pada gambar yang dikirimkan pesawat ini karena matahari lebih dekat dengan bumi pada saat itu. Beberapa pesawat luar angkasa lainnya juga mengambil foto bumi dan mengirimkan beragam gambar bumi dalam posisi yang berbeda.


bulan 1



Apakah bulan baru berbeda dengan gerhana bulan?


Bulan baru adalah tahap di mana bulan sedang dalam siklus orbitnya persis berada di antara bumi (posisi kita di bumi) dan matahari. Oleh karena itulah dalam posisi bulan baru ini sama sekali bulan tidak bisa terlihat karena tidak ada cahaya matahari yang mengenai permukaan bulan. 


Jadi yang kita lihat adalah bagian bulan yang gelap. Jarak bumi ke bulan bisa dijadikan pedoman untuk menentukan periode terjadinya gerhana bulan dan juga aspek-aspek yang lebih detail misalnya tentang intensitas cahaya dan juga pengaruhnya terhadap gravitasi bumi.


Sementara itu gerhana bulan merupakan peristiwa di mana “bulan penuh” melintasi bayangan bumi yang disinari oleh matahari. Inilah bagaimana gerhana bulan terjadi. Logika yang sama juga berlaku untuk terjadinya gerhana matahari yakni bulan melintas persis di antara orbit matahari dan bumi sehingga yang sampai di permukaan bumi adalah bayang-bayang bulan yang tertutupi matahari. 


Jadi, ketika terjadi gerhana bulan, saat kita berada di bulan, kita dapat menyaksikan bumi, meskipun dengan beragam pemandangan dan pencahayaan.


Bulan baru terjadi di setiap akhir bulan qomariah atau sistem kalender dengan perhitungan siklus bulan. Sistem kalender ini digunakan oleh umat Islam di mana setiap akhir bulan berakhir bergantian antara tanggal 29 dan 30. Jadi bisa disimpulkan bahwa bulan baru akan muncul setiap bulan pada waktu yang sama di mana kita sebenarnya “dihadapkan” pada bagian bulan yang tidak diterangi oleh sinar matahari, sementara gerhana bulan terjadi pada periode waktu yang lebih lama.


bulan 2


Apakah ada hubungan gerhana bulan dan pertanda sesuatu?


Setidaknya ada dua penjelasan untuk fenomena gerhana bulan dan dampaknya bagi kehidupan kita. 


Pertama berkaitan dengan kepercayaan yang sudah lama dipegang oleh orang-orang dan tidak memiliki pembuktian ilmiah. Orang-orang dulu percaya bahwa gerhana bulan berhubungan dengan sesuatu pertanda yang tidak baik. Mereka membunyikan lesung atau lumpang untuk menumbuk padi untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.


Bagi orang Islam gerhana bulan juga dianggap sebagai peristiwa luar biasa sebagaimana gerhana matahari yang jarang terjadi. Oleh karena itu banyak orang Islam melakukan sholat sunnah gerhana bulan di saat terjadi. 


Mitos-mitos yang berkaitan dengan terjadinya gerhana bulan antara lain:


  1. Wanita hamil tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Orang-orang percaya bahwa terjadinya gerhana bulan memancarkan aura negatif yang tidak baik bagi pertumbuhan janin dan juga ibu hamil.
  2. Menurut mitologi Hindu, gerhana bulan terjadi akibat bulan ditelan oleh Batara Kala sebagai akibat dendamnya terhadap Betara Surya. Dengan alasan mengusir Betara Kala tersebut maka orang-orang Jawa pada zaman dulu membunyikan kentongan atau apa saja.
  3. Di negara maju seperti Jepang, mitos gerhana bulan diyakini sebagai pertanda suatu racun disebarkan melalui air sumur. Oleh karena itu saat terjadi gerhana, orang-orang sibuk menutup sumur-sumur mereka agar tidak terkontaminasi racun.
  4. Di Tiongkok, terjadinya gerhana bulan diyakini oleh banyak orang sebagai peristiwa marahnya seekor naga sehingga bulan dimakan. Oleh karena itu mereka menyulut petasan untuk mengusir sang naga.

bulan 3


Sekalipun mitos-mitos tersebut sudah tidak diyakini lagi oleh banyak orang di zaman modern ini, perilaku-perilaku tersebut masih dijalankan sebagai bagian dari budaya dan kesenian. Tak heran jika gerhana bulan di zaman sekarang disambut dengan antusias. 


Lalu bagaimana dampak gerhana bulan jika ditinjau dari sudut pandang ilmiah?


Gaya tarik matahari dan bulan menambah efek tidal saat posisi keduanya sejajar dengan bumi. Baik bulan dan matahari menjauh dari tarikan tidal ketika matahari dan bulan berada pada sudut yang tepat satu sama lain dari bumi. Karena gerhana bulan hanya terjadi selama bulan purnama, maka gelombang pasang lebih tinggi selama proses ini berlangsung.


Selama berabad-abad para ilmuwan meyakini bahwa margasatwa berperilaku tak wajar selama terjadinya gerhana bulan. Studi terhadap seekor monyet di Amerika pada 2010 menunjukan adanya perubahan yang luar biasa pada perilaku monyet selama terjadinya gerhana. Studi tersebut menyarankan bahwa ini disebabkan oleh perubahan level cahaya selama terjadinya gerhana. Sejauh ini belum ditemukan hubungan yang signifikan antara terjadinya gerhana bulan dan dampaknya terhadap manusia.


bulan 4



Gerhana bulan membuat bulan tampak merah hanya di bumi atau di semua tempat?


Posisi matahari, bumi dan bulan yang sejajar saat terjadinya gerhana sehingga bumi membuat bulan terhalang dari cahaya matahari sepanjang jarak bumi ke bulan. Yang menarik adalah saat terjadi gerhana bulan total di mana bulan terlihat berwarna merah atau orang barat menyebutnya Blood Moon.


Bagaimana fenomena bulan merah ini bisa terjadi? Ahli astrofisika menjelaskan bahwa bulan merah disebabkan oleh pembiasan cahaya oleh atmosfir bumi sehingga bulan tidak gelap seluruhnya. Bulan berwarna merah darah nampak jelas saat gerhana mencapai puncaknya.


Lalu apakah fenomena bulan merah karena gerhana bulan tampak di tempat tertentu atau di semua tempat? Sepertinya bulan merah darah ini hanya tampak pada posisi gerhana bulan total secara sempurna. Gambar bumi yang dikirim dari permukaan bulan memberi banyak petunjuk berharga tentang peristiwa gerhana baik itu gerhana matahari, gerhana bulan, bahkan gerhana bumi.


Sebagai penutup, gambar bumi dari permukaan bulan yang dipotret saat terjadi gerhana bulan maupun saat kondisi normal, memberi banyak petunjuk tentang bagaimana sebenarnya sebuah gerhana terjadi. Jarak bumi ke bulan juga bisa diukur dengan efektif oleh pesawat-pesawat ulang alik yang dikirimkan ke antariksa. 


Gerhana bulan merah menunjukkan adanya pembiasan cahaya oleh atmosfer bumi ketika gerhana bulan total sedang terjadi. Biasan cahaya inilah yang membuat bagian tepi bulan terlihat berwarna merah. Pada daerah yang mengalami gerhana bulan total maka fenomena bulan merah darah akan terjadi dengan jelas.


bulan 5


Berbagai dampak yang ditimbulkan oleh fenomena alam gerhana bulan telah diyakini ada selama berabad-abad di dalam semua kebudayaan. Namun secara ilmiah, pengaruh yang bisa dilihat dari terjadinya gerhana ini adalah gelombang pasang laut yang lebih tinggi dari biasanya dan perubahan perilaku beberapa binatang. 


Sementara itu dampak gerhana bulan terhadap manusia masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah sampai saat ini.


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang