Seperti apa rasanya menjadi seorang janda?

Dilihat 2,42 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Rasanya kesepian. Kamu akan merasakan beban di dalam dadamu dan belajar untuk hidup dengan hal tersebut. Kamu merasa sangat sedih ketika sesuatu yang baik terjadi padamu, terutama ketika kamu menyadari bahwa kamu tidak bisa berbagi kesenangan itu dengan seseorang. Kamu akan merasa sangat sedih ketika hal buruk etrjadi dan tidak memiliki seseorang untuk berbagi.


Menurut saya yang paling menyakitkan adalah menyadari bahwa sseorang yang selalu ada untukmu bahkan ketika kamu melakukan kesalahan, orang itu sudah tidak ada lagi. Tidak ada seorangpun. Kesedihan datang dan pergi. Akan ada hari - hari dimana kamu merasa mati rasa dan pada hari - hari lainnya kamu bisa tersenyum dan menikmati kesederhanaan hidup seperti matahari terbenam dan matahari terbit dan kebebasan untuk tidak menunggu.


Kematian mengingatkanmu bahwa waktu kita di dunia ini singkat. Tergantung dari agamamu, kamu akan menemukan bagaimana perasaanmu mengenai akhirat dan hubungan ke orang yang kamu sayangi. Saya percaya ada banyak dimensi di akhirat dan saya percaya pada energi - energi. 


Kamu mungkin memimpikan pasanganmu. Beberapa lainnya mungkin tidak. Mendiang suami saya mendatangi saya setidaknya 3 kali seminggu. Beberapa orang mengartikan hal tersebtu sebagai saya belum benar - benar melepaskannya. Sebagian lainnya mengatakan suami saya datang berkunjung.


Ada hari - hari dimana kamu tidak sanggup untuk bangun dari tempat tidur dan melakukan hal sederhana seperti mandi akan membuatmu merasa seperti truk sampah mengalir di sekujur tubuhmu, kamu merasa seluruh tubuhmu sakit. Pada hari - hari lainnya kamu akan merasa seakan kamu bisa menaklukan dunia. 


Kalau kamu merasa segalanya terlalu berat dan kamu merasa kamu tidak ingin hidup lagi, ingatlah bahwa perasaan itu hanya sementara, tapi sebaiknya kamu mencari bantuan profesional. Dulu saya melakukan terapi online setiap minggu dengan janda muda untuk membantu saya melalui kesedihan saya. Saat ini sudah berjalan 2 tahun dan sekarang saya melakukan terapi sekali sebulan.

Kesedihan tidak memiliki jangka waktu dan ingatlah bahwa setiap orang memiliki cara bersedih yang berbeda - beda. Pada akhirnya, perasaan kamu mengenai hal itulah yang memberikannya rasa nyaman. Saya mengubah perjalanan saya dan menjalani setiap hari seolah - olah itu adalah hari terakhir saya dan melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan. 

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang