Siapa yang berimigrasi ke Indonesia sekarang ini?

Dilihat 1,27 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Menurut saya, orang-orang dari negara lain tidak datang ke sini berbondong-bondong dalam kelompok besar. Namun, jika anda bertanya mengenai orang asing yang dengan sengaja meninggalkan negara asal mereka untuk tinggal di Indonesia, saya dapat menyebutkan beberapa.

• Orang Birma. Banyak orang dari Myanmar menggunakan jalur laut dan sampai di Sulawesi atau Maluku dan mulai tinggal di sana beberapa tahun belakangan ini. Banyak dari mereka yang berakhir di Indonesia memutuskan untuk tidak kembali dan memulai sebuah kehidupan baru. Banyak orang tidak mengenali mereka karena warna kulit dan wajah mereka terlihat mirip dengan orang Indonesia. Ketika saya berada di Polewali Manda, saya bertemu beberapa dari mereka yang memutuskan untuk mulai bertani dan hidup secara harmonis dengan masyarakat lokal walaupun mereka tidak menguasai bahasanya.

• Orang Rohingya. Masih dari Myanmar. Terdapat sekitar dua atau tiga ribu pengungsi Rohingya terdaftar melarikan diri dari Myanmar dan sampai di Sumatra. Banyak dari mereka diakui oleh pemerintah kita sebagai bagian dari rencana pengungsi.

• Orang Bangladesh. Banyak dari mereka ilegal. Saya bertemu dengan beberapa orang dari Dhaka yang berakhir di Medan, Sumatra. Menurut cerita miliknya, terdapat ribuan imigran setiap tahunnya yang berlayar dari Bangladesh menuju Malaysia dan Indonesia. Tujuan impian mereka sebenarnya adalah Singapura, namun terbukti untuk masuk ke sana secara ilegal adalah sulit. Sedikit dari mereka juga datang dari India dan Sri Lanka.

• Orang Afghan. Semenjak perang besar terjadi di antara Amerika Serikat dan Taliban, banyak orang Afghan berbondong-bondong ke Indonesia lewat jalur laut. Banyak dari mereka sekarang tinggal di sekitar Bogor. Namun, banyak juga dari mereka yang mendapat reputasi buruk karena bekerja di prostitusi. Beberapa orang juga datang dari Pakistan. Sebenarnya, keberadaan mereka pernah satu kali diliput oleh media : Pengungsi Afghanistan, Beli Permen Karet saja Ditawar.

• Orang Timur Tengah. Banyak sekali orang-orang Irak, Palestina, dan Syria yang dikabarkan datang berbondong-bondong ke Batam, Kepulauan Riau. Berdasarkan percakapan saya dengan mereka, mereka memiliki keinginan awal untuk ke Australia, namun terdampar di Indonesia. Setelah tinggal di Batam selama beberapa waktu, mereka memutuskan untuk tinggal saja di Indonesia dan melupakan Australia.

• Orang Australia. Banyak pensiunan Australia yang memutuskan untuk tinggal di Bali. Mereka menikah dengan masyarakat lokal, membeli rumah dan tidak pernah kembali ke Australia. Menurut saya ini dikarenakan Indonesia memiliki nuansa yang lebih santai dan biaya hidup yang lebih rendah, yang baik bagi simpanan pensiunan mereka. Namun, beberapa dari mereka adalah ilegal.

• Orang Singapura. Masih dengan kasus yang sama dengan orang-orang Australia, banyak pensiunan Singapura yang tinggal di Bintan. Terdapat lebih banyak orang Singapura dibandingkan orang Indonesia di daerah timur Bintan, sehingga Lonely Planet pernah menyebutkan dengan canda “Bintan sebagai Koloni Singapura di Indonesia”.

Di daerah timur Indonesia, banyak orang Timor Timur dan Papua yang datang ke Indonesia untuk tinggal. Jika anda pergi ke Atambua, sebagai contohnya, banyak orang Timor Timur yang memilih untuk tinggal di sana. Sedangkan di Merauka, banyak pula orang Papua yang datang dan memutuskan untuk tidak kembali. Di Sebatik, banyak orang Malaysia yang datang ke Indonesia dan seterusnya. Namun, hal ini murni dikarenakan masalah ekonomi. Sebuah hal yang umum kalau beberapa orang menemukan kehidupan atau pekerjaan yang lebih di tanah tetangga.


Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang