Siapakah sebenarnya leluhur dari kelompok-kelompok etnis di Indonesia?

Dilihat 810 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Seperti yang kita tahu bahwa setiap negara di dunia selalu memiliki kelompok suku mayoritas dan minoritas yang mendudukinya. 


Hal ini bisa disebabkan karena migrasi nenek moyang mereka saat mencari tempat kehidupan ataupun untuk menemukan sumber makanan yang lebih baik. Karena pada masa itu manusia bersifat nomaden yaitu memiliki kehidupan yang berpindah-pindah, jika dirasa tempat yang mereka tinggali tidak tersedia lagi sumber makanan yang cukup mereka akan mencari tempat yang lebih baik. 


Begitu juga halnya dengan beberapa suku bangsa di Indonesia, Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar dan juga banyak penduduknya. 


Suku-suku di Indonesia sangat beragam dan memiliki kebudayaan masing-masing sehingga membuat banyak orang bertanya-tanya tentang asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia. Jika anda juga ingin mengetahuinya, yu baca terus artikel ini!


Suku bangsa di Indonesia


Negara Indonesia


Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dimana pulau-pulau di Indonesia dikelilingi oleh sebagian besar lautan. 


Negara Indonesia terdiri dari 13.466 pulau dengan populasi lebih dari 263.846.946 juta jiwa pada tahun 2016 dan merupakan negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Negara kita juga dikenal sebagai negara mayoritas Muslim terbesar di dunia dengan lebih dari 220 juta jiwa penduduknya menganut agama Islam. 


Indonesia juga terdiri dari 300 kelompok etnis atau suku bangsa yang menurut sensus BPS pada tahun 2010 Indonesia terdiri dari 1.340 suku bangsa. Dengan jumlah suku bangsa di Indonesia yang begitu besar, banyak negara lain yang memuji keanekaragaman suku di Indonesia tetapi tetap membuat Indonesia sebagai negara yang nyaman dan aman tanpa perselisihan. 


Hal ini juga disadari oleh para pendiri bangsa Indonesia, para pahlawan mencari cara untuk membuat Indonesia selalu bersatu walaupun berasal dari suku, kebudayaan, dan juga agama yang berbeda. Indonesia hingga saat ini dipersatukan dengan semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu. 


Sudah sejak lama sebelum Indonesia merdeka, moto atau semboyan bangsa Indonesia ini adalah perekat persatuan bangsa Indonesia yang hingga kini tidak pernah pudar. 


Maka dari itulah, walaupun Indonesia bermayoritas muslim, Indonesia adalah negara damai dan toleran terhadap agama lainnya. 


Tentang keanekaragaman Indonesia

Kita patut berbangga dengan bangsa kita sendiri, karena Indonesia terdiri dari beragam suku sehingga menghasilkan beragam budaya, bahasa, dan agama di dalamnya. 


Perbedaan suku bangsa di Indonesia juga menghasilkan berbagai perbedaan lainnya seperti, adat istiadat, norma, ras, dan lain sebagainya. 


Buktinya begitu banyak kebudayaan yang terdapat di Indonesia, jika anda menyusuri Indonesia dengan berpindah pulau dan wilayah pastinya anda akan menemukan sebuah kebudayaan baru, bahasa baru, dan norma yang baru. 


Inilah keunikan bangsa Indonesia yang menarik perhatian dunia dimana Indonesia kaya akan budaya, bahasa, dan agama disebabkan karena perbedaan letak geografisnya dan juga suku bangsanya. 


Hal ini juga banyak menarik para wisatawan asing untuk mempelajari dan mengenal hidup di Indonesia dengan berbagai macam budaya lebih dekat lagi, dan mereka beranggapan bahwa kebudayaan di Indonesia itu seperti tidak ada habis-habisnya saja untuk dieksplorasi.


Semboyan Indonesia Bhinneka Tunggal Ika



Suku Bangsa di Indonesia


Indonesia adalah negara kepulauan yang besar dan memiliki jumlah penduduk yang banyak. Kebudayaan yang berada di Indonesia juga heterogen, sehingga ada banyak sekali kebudayaan yang bisa anda temui di Indonesia. 


Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Indonesia memiliki kurang lebih 300 etnis yang merupakan para leluhur bangsa Indonesia. Kita tentunya ingin tahu asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia. Kali ini saya akan menjelaskan tentang kelompok besar etnis di Indonesia.


 Berikut adalah kelompok-kelompok suku terbesar yang ada di Indonesia:


1. Jawa


Jawa adalah kelompok etnis dengan jumlah populasi terbanyak di Indonesia. Mereka berbahasa Jawa. Bahasa jawa adalah sebuah bahasa Austronesia yang berarti mereka berbicara dalam bahasa yang tidak jauh berbeda dari bahasa Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Polynesia.  


Etnis Jawa juga telah berkontribusi dalam kepemimpinan Indonesia selama bertahun-tahun sebut saja:  Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo. Hampir setengah dari penduduk Indonesia adalah suku jawa. 


Etnis Jawa juga banyak yang bermukim di Jakarta, Lampung, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Banten. Di daerah Jawa Barat, suku Jawa sebagian besar tinggal di Indramayu, dan Kabupaten Cirebon. 


Suku Jawa juga ada yang berada di negara Suriname, di bagian Amerika Selatan karena pada masa kolonial Belanda, suku ini dibawa ke sana untuk dipekerjakan dan saat ini suku Jawa yang ada di sana disebut sebagai Jawa Suriname. 


Para arkeolog meyakini bahwa nenek moyang suku Jawa memang pribumi yang sudah tinggal sejak satu juta tahun lalu di pulau Jawa. Namun menurut sejarawan, mereka meyakini jika asal usul suku jawa berasal dari orang-orang Cina pada masa lampau yang melakukan pengembaraan ke seluruh wilayah Indonesia.



2. Sunda


Sunda juga berasal dari Jawa, tapi lebih pada bagian barat dari pulaunya. Bahasa Sunda juga merupakan Austronesia. Orang Sunda tersebar diberbagai wilayah Republik Indonesia dengan wilayah utamanya yaitu di provinsi Banten dan Jawa Barat. 


Populasi orang Sunda di Indonesia kurang lebih ada 36 juta jiwa, dengan populasi terbanyak di Jawa Barat. Suku Sunda memiliki bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari dan mayoritas suku Sunda beragama Islam. Orang sunda dikenal sopan, ramah dan bersahaja. Selain itu mereka juga adalah suku yang pertama kali melakukan hubungan diplomatik dengan dengan bangsa lain. 


Para pakar menyatakan bahwa orang Sunda berasal dari para pendatang yang berasal dari daerah Yunan, Cina. 


Suku Melayu di Indonesia


3. Melayu


Indonesia memiliki populasi suku Melayu tertinggi di dunia setelah, tentu saja, Malaysia. 


Tidak ada teori yang disepakati secara universal tentang darimana Melayu bermula. Sebagian percaya bahwa mereka datang dari barat daya Cina, tepatnya Yunan, hingga ke semenanjung Malaya melalui jalur Sungai Mekong. 


Yang lainnya berpendapat bahwa mereka berasal dari New Guinea dan yang lainnya juga masih berpendapat bahwa mereka, berasal dari Taiwan, lalu berakhir di Semenanjung Malaya melalui Filipina. 


Perdagangan antara Semenanjung Malaya dan kepulauan Indonesia menjelaskan bagaimana Indonesia bisa menjadi negara dengan populasi Melayu yang begitu besar. Bahasa Melayu sebenarnya adalah dasar bagi standar bahasa Indonesia. 


Suku Melayu adalah sebuah kelompok etnis dari orang-orang Austronesia terutama orang-orang yang menghuni Semenanjung Malaya, Sumatra bagian timur, bagian selatan Thailand, pantai selatan Burma, pulau Singapura, Kalimantan Barat, dan Sarawak. Walaupun begitu, banyak masyarakat Minangkabau dan Dayak yang berpindah ke wilayah pesisir timur Sumatra dan pantai barat Kalimantan, mengaku sebagai orang Melayu. 



4. Madura


Pulau Madura terletak di luar pesisir pulau Jawa. Jembatan yang menghubungkan keduanya memiliki panjang 5,4 km, jadi intinya lebih kecil daripada terowongan Inggris. Orang Madura berbicara bahasa Madura, yang merupakan bahasa Austronesia lainnya. Tidak seperti suku Jawa dan Sunda, mayoritas orang Madura tidak tinggal di pulau asal mereka. Kebanyakan mereka tinggal pulau Jawa. 


Menurut sejarah, perpindahan bangsa-bangsa di Asia Tenggara yang terjadi pada 4000 -2000 tahun sebelum masehi menyebabkan orang Cina meluaskan kekuasaannya ke daerah selatan. Dan akibat dari banyaknya kedatangan bangsa-bangsa Cina tersebut maka bangsa Thai dan Burma berpindah ke bagian selatan. 


Kemudian dalam kurun waktu 2000 tahun bangsa Cina berpindah secara berkelompok melewati semenanjung kemudian menyeberangi selat hingga mencapai pulau-pulau di Nusantara termasuk pulau Madura. Dari sanalah nenek moyang bangsa Indonesia lahir.


Suku Batak di Indonesia

5. Batak


Batak sebenarnya adalah sebuah keluarga dari kelompok etnis atau suku bangsa yang berbicara dengan bahasa keluarga yang terkait. 


Suku Batak terdapat di wilayah Sumatera Utara dan menurut legenda setempat, suku Batak berasal dari Pusuk Buhit daerah Sianjur Mula Mula sebelah barat Pangururan yang ada di pinggiran Danau Toba. 


Berbeda dari pendapat ahli sejarah, mereka berpendapat bahwa Raja Batak dan rombongannya berasal dari Thailand yang menyebrang ke Sumatera melalui semenanjung Malaysia dan tiba di Sumatera Utara sebelum akhirnya tiba dan menetap di sana. 


Sedangkan dari prasasti yang ditemukan di Portibi pada tahun 1208, nenek moyang suku Batak adalah suku Tamil dari India yang pernah menguasai Kerajaan Sriwijaya.



6. Minangkabau


Suku Minangkabau tinggal di bagian barat Sumatra. Bahasa mereka mirip sekali dengan orang Malaysia, jadi diperkirakan orang Minangkabau dan Malaysia memiliki leluhur yang sama. 


Menariknya, orang Minangkabau adalah masyarakat matrilineal, jadi apapun yang berkaitan dengan leluhur dipandang dari garis keturunan sang ibu. Mungkin terkait dengan hal ini, orang Minangkabau telah turun temurun memiliki fokus yang tinggi pada pendidikan dan secara umum telah menembus batas daerahnya dengan makin banyaknya orang Minangkabau yang telah merantau ke seluruh penjuru Indonesia. 


Menurut Thomas Stamford Raffles setelah melakukan ekspedisi ke pedalaman Minangkabau tempat kedudukan Kerajaan Pagaruyung, dia menyatakan bahwa Minangkabau merupakan sumber kekuatan dan asal dari bangsa Melayu. Dan masyarakat Minangkabau bertahan sebagai penganut matrilineal terbesar di dunia. 


Orang Minangkabau umumnya terjun di bidang perniagaan baik sebagai profesional maupun intelektual dan banyak sekali anggota masyarakat Minang berada dalam perantauan yang pada umumnya bermukim di kota-kota besar. Masyarakat Minangkabau terkenal dengan masakan khasnya yang terkenal hampir diseluruh penjuru Indonesia bahkan sampai ke mancanegara yang dikenal dengan masakan padang.


-


Itulah beberapa hal yang bisa menjelaskan tentang asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia. 


Ternyata bangsa Indonesia berasal dari berbagai macam etnis yang merupakan pengaruh dari perpindahan yang pernah dilakukan oleh nenek moyang dari negara di bagian Asia Tenggara. 


Tidak heran bahwa Indonesia selalu menjadi lirikan bagi para nenek moyang etnis bangsa Indonesia sejak dulu yang membuatnya mereka tertarik untuk tinggal di Indonesia dalam waktu yang lama, mengingat ketersediaan sumber makanan dan minimnya cuaca ekstrim di Indonesia.


Patutnya kita harus selalu menjaga warisan keberagaman suku, ras, budaya, bahasa, dan agama di Indonesia dan tetap menjadikan kita merasa satu dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Jangan sampai ada perselisihan di antara kita yang menimbulkan pertengkaran karena perbedaan yang kita punya. 


Saling menghargai adalah akar dari persatuan Indonesia. Bukankah, perbedaan membuat hidup kita menjadi lebih berwarna? 

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang