Siapakah yang lebih kuat. Allah atau iblis?

Dilihat 668 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika kita sejenak merenungkan tentang asal-usul penciptaan manusia dan untuk apa sebenarnya manusia diciptakan? Tanpa kita sadari kita sedang mencari sebuah pembenaran dalam diri kita. Dari sebuah penciptaan manusia saja kita sudah dapat melihat betapa besar keajaiban Tuhan yang telah menciptakan kita dalam bentuk paling sempurna. Tuhan juga telah menempatkan kita pada posisi sebagai makhluk yang sempurna dari makhluk lainnya. Bayangkan kita diciptakan dengan segala kesempurnaan dan tentu dengan perencanaan yang matang. Kita hidup dengan segala sistem tubuh yang telah diatur sedemikian lupa tanpa perlu kita mengaturnya secara sengaja, lalu apakah masih ada yang sanggup melebihi kekuasaan Allah? 


Membahas tentang kebesaran Allah SWT memang tidak akan ada habisnya karena setiap waktu dan langkah kehidupan tidak jauh dari kuasa Allah. Maka sangatlah pantas jika orang yang memang mencintai Allah selalu meniatkan apapun yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan beribadah kepada Allah. Apa yang harus kita pungkiri dari segala kebenaran keajaiban Tuhan. Pedoman atau petunjuk yang disampaikan melalu Nabi Muhammad SAW memang tidak terbantahkan, di dalam Al-Quran tertulis beberapa bukti kebesaran Allah SWT. Yu kita simak beberapa kebesaran Allah SWT yang salah satunya merupakan bukti kebenaran Al-Quran:


1. Ka'bah Bersinar di Luar Angkasa


Seperti kita ketahui bahwa Ka'bah adalah kiblat atau poros umat Islam dalam melaksanakan ibadah sholat. Sejak zaman Nabi Ibrahim AS, Ka'bah sudah dijadikan sebagai tempat suci meskipun belum terdapat umat Islam di dunia. Kebesaran Allah SWT juga terlihat pada wilayah Masjidil Haram terutama Ka'bah yang terlihat bersinar dari luar angkasa. Daerah Ka'bah terlihat bercahaya di banding di daerah sekitarnya padahal memang cahaya di bumi biasanya tidak akan sampai menembus dan terlihat sampai keluar angkasa. Keajaibah ini diuatarakan oleh seorang astronot India bernama Sunita Wiliam. Dia pun mengabadikan fenomena tersebut. Selain itu, satelit NASA juga pernah mengabadikan foto daerah masjidil haram dan sekitar yang memang terlihat lebih bercahaya dibandingkan dengan daerah di sekitarnya. 


2. Sungai di Bawah Laut


Keajaiban Tuhan terdapat dalam firmannya dalam Al-Quran. Dalam surat Al-Furqon ayat 53 yang menjelaskan tentang sungai di bawah laut. Fenomena ini ditemukan oleh seorang peneliti bernama Jacques Yves Costeau. Jacques melakukan penelitian di dasar laut dan menemukan penemuan yang menakjubkan di bawah laut Cenota Angelita, Mexico. Di bawah laut tersebut terdapat pertemuan air tawar dan air laut yang membuatnya terheran-heran. Setelah ditelusuri lebih dalam ternyata di dalam air laut didapati sebuah sungai yang disekelilingnya ditumbuhi dengan tumbuhan seperti pohon yang berdaun. Ini merupakan salah satu kebenaran Al-Quran sebagai firman Allah SWT. 






Jika Tuhan yang anda maksud adalah Bagawan, maka Bagawan tidak hanya kuat tapi Maha Besar, Maha Kuasa, tidak dilahirkan, kekal dan jika Tuhan yang anda maksud Devta maka Iblis lebih kuat. Selalu ada konfrontasi antara Dewa dan Iblis dan dalam pertarungan itu Dewa-dewa selalu tertinggal namun berkat rahmat dari Dewa Wishnu, Dewa selalu menang dalam pertarungan. Di masa lalu, ada peperangan antara Dewa Sur Sangram, yang pada akhirnya kalah dan Tahta Surga dicuri oleh Iblis. Dewa-dewa kemudian bertemu Dewa Brahama dan Dewa Shiwa untuk meminta bantuan. Sehingga kemudian Dewa Shiwa dan Brahama Ji mendoakan Dewa Wishnu untuk menemukan solusi. Dan Dewa Wishnu meminta Devta dan Asura pergi ke Laut Churn bersama Vasuki yang kini terkenal dengan nama “Samunder Manthan”. Setelah berada di Laut Churn ketika Amirt keluar, Dewa-dewa dan Asura mulai bertarung satu sama lain. Dewa Wishnu tiba-tiba menghilang dan seorang wanita cantik tiba-tiba muncul. Ia begitu baik dan cantik sehingga semua setan iblis terpikat dengan kecantikannya. Iblis bertanya siapakah wanita itu? Dewa Wishnu dalam bentuk wanita berkata bahwa dirinya adalah Mohini dan muncul untuk menyebarkan baptis Amrit. Sehingga iblis terperangkap oleh tipu daya Dewa Hari dan kemudian Mohini membagikan baptis ke semua dewa. Rahu si iblis mengetahui tipu daya itu dan menyamar sebagai dewa, ia duduk di kelompok dewa-dewa dan meminum baptis. Tiba-tiba dewa Wishnu mengetahui hal ini dan memenggal kepalanya dengan Sudershan Chkara miliknya. Lalu Devta tersebut diberi nama Rahu dan Ketu. Rahu adalah kepala dan Ketu adalah tubuh dari iblis. Karena ia telah meminum Amrit, maka ia terselamatkan namun terbelah menjadi dua tubuh.

Jadi, Bagawan adalah Maha Kuasa dan sumber kekuatan dari Dewa-dewa. Iblis takut hanya kepada Dewa Wishnu dan sebaliknya mereka tidak takut pada siapapun. Dewa Shiwa dan Brahama merupakan pemimpin mereka yang selalu mereka sembah dan puja. Jadi, Dewa Hari adalah sumber energi dari semua kosmis dimana dewa-dewa terlindungi dan terselamatkan.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang