Sifilis/Raja Singa bisa mematikan seperti AIDS nggak?

Dilihat 1,38 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jujur saja, Sifilas (Raja Singa) /Gonorrhea nggak akan mematikan seperti AIDS, ini alasan kenapanya:

Tidak diobati, seseorang dengan sifilis mempunyai tingkat kematian antara 8% dan 58%, sedangkan seseorang dengan AIDS akan memiliki tingkat kematian 21% ketika mereka diobati, jadi tingkat kematian seseorang yang belum diobati AIDSnya akan jauh lebih tinggi lagi (Kematian global AIDS jatuh ke 20% di lima tahun terakhir, tapi ketidakrataan antar negara masih besar). Namun, tingkat kematian Sifilis juga turun karena penyakitnya itu semakin lama semakin tidak parah karena sudah ada pengobatan efektif untuk melawan penyakit ini (Sifilis sekunder: tiga serangkai sk klasik...). Angka kematian Sifilis di tahun 2010 juga turun drastis dari tahun 1990 (202,000 di tahun 1990 ke 113,000 kematian di tahun 2010: Kematian global dan wilayah dari 235 penyebab kematian...). Pernyataan itu mendukung pernyataan sebelumnya karena pengobatan efektif telah mengurangi penyakit. Kasus Sifilis (Raja Singa) sudah turun secara eksponensial dalam 50 - 60 tahun lalu (dari 600,000 kasus jadi cuma 50,000 kasus) 

Kita juga bisa memasukkan kalau angka kasus menurun dikarenakan pengobatan yang lebih baik dan lebih efektif. Penicilin, Doxycycline, dan Tetracycline merupakan pengobatan yang sangat efektif dalam menyembuhkan dan mengobati Sifilis. Karena keefektifan pengobatan ini, aku benar-benar jamin kalau Sifilis itu tidak akan atau tidak mematikan seperti AIDS. Aku juga percaya kalau Gonorrhea tidak akan mematikan seperti AIDS.

Untuk Gonorrhea, tingkat kematiannya itu kurang dari 1000 kematian per tahun (Kematian global dan wilayah dari 235 penyebab kematian...) yang artinya kematian agkibat Gonorrhea itu benar-benar rendah dibandingkan dengan 1.6 juta kematian yang disebabkan oleh AIDS pada tahun yang sama (WHO | HIV/AIDS). Pengobatan untuk Gonorrhea juga benar-benar efektif. Obat seperti Tetracycline dan Penicilin dapat menyembuhkan Gonorrhea. Obat pencegah Gonorrhea juga telah ditemukan seperti Neisseria gonorrhoeae atau lebih dikenal sebagai "Super Gonorrhea.". Obat ini mencegah hitungan STD sebanyak 30% dari hitungan kasus Gonorrhea. Jadi, secara keseluruhan dari 820,000 kasus, 246,000 kasus Gonorrhea itu adalah Neisseria gonorrhoeae

Jadi, coba ambil keseluruhan 1000 kematian dalam satu tahun yang disebabkan Gonorrhea dan sebut saja kalau semuanya disebabkan oleh strain resisten. Kemudian tingkat kematian untuk resisten Gonorrhea itu mhanya masih 0.4%, dibantdingkan tingkat kematian AIDS sebanyak 69.56%.

Resisten Gonorrhea - (1000 kematian/246,000 total kasus)(100) = 0.4%

HIV/AIDS -(1.6 juta kematian/2.3 juta total kasus)(100) = 69.56%

Ada perbedaan yang besar dalam tingkat kematian yang memperlihatkan kalau AIDS itu merupakan penyakit yang mematikan. Dalam situasi apapun, Sifilis (Raja Singa) maupun Gonorrhea memiliki tingkat kematian yang lebih rendah daripada AIDS. AIDS merupakan penyakit serbaguna yang memiliki banyak mutasi berbeda dan dapat menyebabkan banyak masalah daplam tubuh. Alasan perterakhir kenapa AIDS itu penyakit yang mematikan itu dikarenakan pengobatannya tidak sebanding dengan Sifilis atau Gonorrhea. Aku nggak bilang kalau pengobatan AIDS yang kita punya itu buruk, hanya saja pengobatan yang lebih baik atau terbaik yang ada dipublik itu sangatlah mahal.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang