Usia saya hampir 40 tahun dan menurut dokter Ob/Gyn saya, kondisi saya sehat. Apakah IVF adalah cara yang efisien untuk memastikan bayi saya tak akan mengalami abnormalitas kromosom?

Dilihat 370 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Setiap kehamilan memiliki peluang 2-3 % dari cacat lahir utama. Pada usia 40 tahun,  kesempatan bagi wanita untuk memilki bayi lahir dengan kelainan kromosom khusus adalah sebesar 2%. Ini adalah kondisi seperti down sindrom,  trisomi 18 dan trisomi 13. Ada juga kesempatan yang lebih rendah,  anda akan mampu untuk hamil secara alami sama sekali,  atau hamil dengan kehamilan berbagai jenis kromosom anomali yang akan menghasilkan awal keguguran. Hal ini umunya direkomendasikan untuk mencobanya secara alami selama 6 bulan sebelum mengejar teknologi reproduksi yang membantu jika anda berumur lebih dari 35 tahun. Saya berpikir keputusan anda harus bergantung pada apa yang anda rencenakan jika anda mendapatkan kehamilan yang berdampak. 


Ada beberapa tes screening  yang sangat efektif yang tersedia pada 10 minggu awal kehamilan,  yang dapat mendeteksi sekitar 98% dari kehamilan yang terkena dampak. Jika layar anda kembali tidak normal,  maka anda kan ditawari CVS atau amniosentesis yang diagnosa tes. Anda juga bisa memilih untuk mendapatkan tes diagnosa pertama tanpa dimulai dengan tes screen,  jika anda lebih nyaman dengan itu. Jika terdapat kelainan pada diagnosis,  maka anda memiliki pilihan untuk mengakhiri kehamilan atau melanjutkan dan rencana untuk pengiriman dan kelahiran. Bayi dengan down sindrom mungkin dapat ditempatkan untuk diadopsi,  jika itu sesuatu yang anda pertimbangkan. 


Kondisi lain dapat memiliki sebuah harapan hidup yang terbatas yang anda bisa memutuskannya untuk menjaga bayi di tangan anda dan membiarkannya meninggal secara alami dalam beberapa jam atau hari pertama,  atau anda bisa merencanakan rumah sakit untuk melakukan semua itu untuk memperpanjang kehidupan bayi. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memutuskan untuk mencoba IVF,  tapi jika anda tidak yakin anda anda bisa memilih menggugurkannya jika anda memiliki sebuah kehamilan yang berdampak,  maka IVF adalah pilihan yang baik untuk meminimalkan kemungkinan hamil dengan embrio yang terkena dampak pada tempat pertama. 


Jika anda khawatir kehabisan waktu akan lebih efisien untuk memulai dengan IVF,  terutama jika anda pasti akan membawa dampak kehamilan dengan jangka waktu,  bahkan jika anak tersebut tidak diharapkan untuk bertahan hidup. Ada kemungkinan untuk menguji sel dari setiap embrio IVF dan hanya memilih yang sehat untuk implantasi. Teknologi ini tidak sempurna dan tingkat kehamilan yang tidak 100%,  tapi dapat meningkatkan peluang anda dari sebuah kehamilan yang sukses.


Anda juga bisa menggunakan donor telur. Anda menyebutkan anda sudah membaca tentang beberapa resiko yang terkait dengan IVF, Ada beberapa bukti bahwa gangguan penanaman seperti Angleman dan Prader-Willi yang meningkat ketika ICSI digunakan (yaitu, ketika sperma disuntikan ke telur dengan pipet. Hal ini tidak selalu digunakan dalam IVF). Namun,  kemungkinan ini jauh lebih rendah daripada 2% kelainan kromoson karena usia ibu,  jadi saya pikir itu tidak benar-benar membutuhkan perhitungan dalam keputusan anda.


Saya tidak berpikir terdapat jawaban yang benar. Itu semua tergantung pada bagaimana anda dan suami anda mempertimbangkan beberapa resiko dan rencana anda jika hal langka terjadi pada anda. Saya sangat menyarankan bahwa beberapa pada halaman yang sama mengenai masalah pengguguran sebelum melakukannya dengan pilihan baik. Bagi saya,  tidak ada yang lebih memilukan daripada melihat pasangan tidak setuju tentang apa yang harus dilakukan setelah mendapat diagnosa yang tidak terduga. Semoga beruntung bagi anda dan ketahuilah bahwa sebagian besar kehamilan,  bahkan pada usia 40 tahun, lakukan untuk kesehatan dan kebaikan!

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang